Kampoeng Buah Tin Jadi Jalur Utama Destinasi Wisata di Desa Kertosari

""

Gambar : Buah Tin, Hasil penanaman di desa Kertosari, diambil dari situs Facebook “rafting Kertosari”

PortalArjuna.net-Purwosari, Kampung Buah Tin menjadi jalur utama masuknya Wisata Desa Kertosari, sebuah desa yang yang terletak di ujung wilayah kecamatan Purwosari perbatasan dengan Kebun Raya Purwodadi,kabupaten Pasuruan. Dengan destinasi wisata alam dan tempat edukasi yang ada didalamnya.

Jalur yang ditempuh oleh wisatawan di mulai dari Kampung Buah Tin lalu menuju randuawan seterusnya sampai menuju wisata air terjun Baong dan masih banyak wisata lainnya yang perlu dijelajahi di dalamnya.

Kampung Buah Tin sudah dikembangkan di desa tersebut mulai tahun 2012, dengan wilayah alam yang sejuk dan strategis mendukung untuk dijadikan tempat edukasi bibit buah tin. Manfaat dari buah tin diambil keseluruhan mulai dari akar,batang,daun, sampai pada buahnya.

Ketika kertosari sudah terkenal dalam berwisata tak perlu jauh-jauh ke malang. Wisata disini sudah pernah dapat penghargaan dari kabupaten. Namun, untuk hasil produk buah tin seperti halnya dalam bentuk manisan masih belum ada brandidnya pada agraris pertanian, hasilnya masih dinikmati oleh masyarakat sekitar saja.” Tukas bapak Rokhim selaku Kepala Desa yang baru.

Memang benar, dulu desa Kertosari pernah menyebet penghargaan juara kedua desa Award 2019.Sebagai bentuk apresiasi dari pelaksanaan Program Agribisnis dan Agrowisata Desa Inovatif (PADI) yang dilakukan oleh komunitas Averroes Malang bekerjasama dengan Sampoerna untuk Indonesia yang berjalan sejak 2016 lalu. Pernah diliput oleh Portal Arjuna Nusantara dengan judul berita “Kertosari Raih Penghargaan Wisata Desa Award 2019” (23/3/2019).

Sampai sekarang desa Kertosari masih terus berproses dengan penyelesaian konsep yang hampir tuntas. Namun,untuk anggarannya masih belum memenuhi. Hal tersebut tak menyusutkan semangat kewirausahawan penduduk sekitar. Rencananya akan ada tambahan wisata bermain untuk anak-anak dengan dibangunnya taman bermain  dan tempat makan (Resto) disebelah taman tersebut, karena lokasi yang strategis dekat dengan Embung (bendungan), tempat yang  dijadikan sarana memancing bagi wisatawan.

harapan kamu wisata-wisata tersebut mampu mengangkat ekonomi masyarakat, karena wisata ini dibangun oleh masyarakat dan dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat juga.” Ujar bapak Sumari, selaku ketua pemberdaya bendungan di desa tersebut.

Daya tarik desa Kertosari salah satunyaTempat yang sejuk dan tenang dengan pemandangan persawahan nan hijau disepanjang jalan mampu memanjakan mata wisatawan dengan diselingi banyaknya wisata-wisata alam dan tempat edukasi yang dapat dinikmati keluarga. (Ila).

Leave a Reply